Bengkulu 03 Juli 2013 - Pukul 15.30 WIB KRI Oswald Siahaan 354 sandar di dermaga Pelabuhan Pulau Baai disambut oleh Danlanal Bengkulu Letkol Laut (P) Horas Wijaya Sinaga beserta perwira staf dan anggota Lanal Bengkulu. Kedatangan KRI OWA 354 di Bengkulu merupakan salah satu rangkaian tugas operasi keamanan laut wilayah barat yang dalam pelaksanaannya langsung dipimpin oleh Danguspurlabar Laksma TNI DR. Amarullah Octavian, S.T., M.Sc. D.E.S.D Peranserta Lanal Bengkulu sebagai Pangkalan TNI AL yang siap memberikan pelayanan bagi setiap KRI yang singgah merupakan suatu hal yang menjadi tugas pokok dan fungsinya dalam membantu menyiapkan segala sesuatu kebutuhan yang diperlukan untuk mendukung kesiapan dan kelanjutan tugas – tugas KRI dalam mengawal dan memantau perairan Negara Kedaulatan Republik Indonesia seperti halnya KRI Oswald Siahaan 354.
Keesokan harinya pada hari Kamis, 04 Juli 2013 pukul 09.00 WIB Danguspurlabar Laksma TNI DR. Amarullah Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D membuka pelaksanaan kegiatan bakti sosial pelayanan kesehatan dan donor darah di atas geladak KRI OWA 354 kegiatan tersebut dihadiri oleh Kadiskes Pemkot Bengkulu, Wadandenpomad May Amir, Camat Kampung Melayu, Perwakilan dari Polda dan Brimobda Bengkulu, Ketua HNSI Bengkulu, perwakilan dari Pelindo Bengkulu serta para dokter pendukung kegiatan dari wilayah kecamatan Kampung Melayu.
Masyarakat maritim yang akan mengikuti program pelayanan kesehatan gratis juga hadir dalam kegiatan tersebut. Kegiatan pelayanan kesehatan gratis tersebut diperuntukan bagi masyarakat maritim setempat. Sedangkan PMI Provinsi Bengkulu menurunkan para medis dan satu unit mobil khusus untuk melayani para pendonor dan satu unit mobil ambulance dari Kantor Pelayanan Kesehatan Pelabuhan Pulau Baai, kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan instansi lain diantaranya TNI AD, Ditpolair dan Brimob Polda Bengkulu. Tidak luput dari kesibukan kegiatan tersebut Ibu Ketua Cabang 4 Korcab II Daerah Jalasenastri Armada Barat Ny. Grase Horas Sinaga memberikan arahan kepada para ibu-ibu Jalasenastri Lanal Bengkulu turut mensukseskan kegiatan Baksos pelayanan kesehatan gratis dan donor darah tersebut, terutama ibu-ibu jalasenastri yang memiliki kualifikasi medis dan apoteker semua dengan antusias membantu melayani masyarakat yang ingin berobat.
Setelah membuka pelaksanaan kegiatan bhakti sosial pelayanan kesehatan gratis di KRI OWA 354 Danguspurlabar meninjau pelaksanaan kegiatan bersih pantai yang dilaksanakan bersama instansi gabungan TNI, POLRI, Pemkot Bengkulu dan Pemprov Bengkulu dalam melaksanakan kegiatan Bersih pantai panjang, sebelum melaksanaan kegiatan mendapat arahan dan suport dari Danguspurlabar akan pentingnya menjaga kebersihan bagi kelestarian alam Indonesia terutama pesisir pantai. Setelah melaksanakan rangkaian kegiatan tersebut dilanjutkan pada malam harinya pukul 19.00 WIB dilaksanakan acara ramah tamah Danguspurlabar bersama dengan para jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten/Kota dan Provinsi Bengkulu di ruang pertemuan
Kemuning Resto Pantai Panjang Bengkulu yang disambut dengan acara tarian adat sekapur sirih untuk Danguspurlabar. Dalam acara tersebut Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Benny AJ Mokalu, Danrem 041/Gamas Kol. Inf Teguh Pambudi, Kejati Bengkulu, Sekdaprov Asnawi Lamat Mewakili Gubernur Bengkulu saling bertukar cindera mata dengan Danguspurlabar. Danlanal Bengkulu ketika mendampingi Danguspurlabar dalam setiap kegiatan menjelaskan bahwa Wilayah Bengkulu memiliki 525 km panjang garis pantai yang sepanjang perairan tersebut terdapat masyarakat nelayan dengan beragam corak budaya yang ada. Juga terdapat situs peninggalan sejarah yang masih menyisakan bukti-bukti hingga saat ini masih terpelihara dengan baik oleh pemerintah setempat, mulai dari peninggalan Inggris yaitu Benteng Marborough hingga situs peninggalan rumah pengasingan Bung Karno dan rumah Fatmawati yang hingga saat ini masih kokoh berdiri.// Pen Lanal Bengkulu.
Masyarakat maritim yang akan mengikuti program pelayanan kesehatan gratis juga hadir dalam kegiatan tersebut. Kegiatan pelayanan kesehatan gratis tersebut diperuntukan bagi masyarakat maritim setempat. Sedangkan PMI Provinsi Bengkulu menurunkan para medis dan satu unit mobil khusus untuk melayani para pendonor dan satu unit mobil ambulance dari Kantor Pelayanan Kesehatan Pelabuhan Pulau Baai, kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan instansi lain diantaranya TNI AD, Ditpolair dan Brimob Polda Bengkulu. Tidak luput dari kesibukan kegiatan tersebut Ibu Ketua Cabang 4 Korcab II Daerah Jalasenastri Armada Barat Ny. Grase Horas Sinaga memberikan arahan kepada para ibu-ibu Jalasenastri Lanal Bengkulu turut mensukseskan kegiatan Baksos pelayanan kesehatan gratis dan donor darah tersebut, terutama ibu-ibu jalasenastri yang memiliki kualifikasi medis dan apoteker semua dengan antusias membantu melayani masyarakat yang ingin berobat.
Setelah membuka pelaksanaan kegiatan bhakti sosial pelayanan kesehatan gratis di KRI OWA 354 Danguspurlabar meninjau pelaksanaan kegiatan bersih pantai yang dilaksanakan bersama instansi gabungan TNI, POLRI, Pemkot Bengkulu dan Pemprov Bengkulu dalam melaksanakan kegiatan Bersih pantai panjang, sebelum melaksanaan kegiatan mendapat arahan dan suport dari Danguspurlabar akan pentingnya menjaga kebersihan bagi kelestarian alam Indonesia terutama pesisir pantai. Setelah melaksanakan rangkaian kegiatan tersebut dilanjutkan pada malam harinya pukul 19.00 WIB dilaksanakan acara ramah tamah Danguspurlabar bersama dengan para jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten/Kota dan Provinsi Bengkulu di ruang pertemuan
Kemuning Resto Pantai Panjang Bengkulu yang disambut dengan acara tarian adat sekapur sirih untuk Danguspurlabar. Dalam acara tersebut Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Benny AJ Mokalu, Danrem 041/Gamas Kol. Inf Teguh Pambudi, Kejati Bengkulu, Sekdaprov Asnawi Lamat Mewakili Gubernur Bengkulu saling bertukar cindera mata dengan Danguspurlabar. Danlanal Bengkulu ketika mendampingi Danguspurlabar dalam setiap kegiatan menjelaskan bahwa Wilayah Bengkulu memiliki 525 km panjang garis pantai yang sepanjang perairan tersebut terdapat masyarakat nelayan dengan beragam corak budaya yang ada. Juga terdapat situs peninggalan sejarah yang masih menyisakan bukti-bukti hingga saat ini masih terpelihara dengan baik oleh pemerintah setempat, mulai dari peninggalan Inggris yaitu Benteng Marborough hingga situs peninggalan rumah pengasingan Bung Karno dan rumah Fatmawati yang hingga saat ini masih kokoh berdiri.// Pen Lanal Bengkulu.



